Setiap tanggal 28 Oktober bangsa Indonesia merayakan hari sumpah pemuda. Pembahasan tentang sejarah sumpah pemuda tentulah sudah sering kita baca di buku-buku tentang sejarah Indonesia. Bahkan, di buku-buku pelajaran anak sekolah dasar pun sejarah tentang sumpah pemuda ini kerap dicantumkan.
Sempat terbersit dalam benak saya. Kenapa harus pemuda? Sebenarnya ada apa dengan pemuda? Mungkin kata-kata yang amat terkenal di bawa ini dapat menggambarkan bagaimana eksistensi seorang pemuda.
"Seribu orang tua bisa bermimpi, satu orang pemuda bisa mengubah dunia." Soekarno
"Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia." Soekarno
Kata-kata dari Presiden kita yang pertama Soekarno seakan menjawab pertanyaaan saya bahwa kenapa harus pemuda. Quote di atas semakin menggenapkan bahwa mengapa para pemudalah yang banyak berperan dalam kancah sejarah, dan diantaranya adalah peristiwa sumpah pemuda.
Sebenarnya hal apakah yang dimiliki seorang pemuda yang membuat banyak pemimpin dunia, pemuka agama, bahkan rakyat jelata pun begitu mengharapkan mereka? Apa karakteristik yang dimiliki seorang pemuda?
Dalam beberapa literatur dikatakan bahwa pemuda memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Dalam beberapa literatur dikatakan bahwa pemuda memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Masa mencari identitas.
Masa di mana seseorang sedang mencoba mencari jati dirinya. Masa yang penuh gejolak. Jika masa kecil yang dilalui seorang calon pemuda dilewati dengan baik, maka biasanya bentukan nilai-nilai di dalam dirinya telah tertanam dengan baik. Dari bibit dan didikan yang baik, lahirlah pemuda-pemuda yang menjadi tumpuan masa depan.
2. Mengidentifikasikan diri sebagai pribadi yang mandiri.
Pada masa ini, kemampuan berpikir semakin berkembang, disertai rasa ingin tahu yang besar, ditambah kondisi fisik yang prima, membuat para pemuda ini mulai melepaskan bayang-bayang orang tua dari dirinya.
3. Memperlakukan diri sebagai orang dewasa.
Pemuda dalam literatur umum, bisa dikatakan orang yang mulai meninggalkan masa remajanya menuju kedewasaan. Sehingga wajarlah jika seorang pemuda memperlakukan dirinya sebagai orang yang telah dewasa. Adapun dalam literatur Islam, seorang pemuda adalah orang yang sudah sampai pada masa akil baligh.
4. Memiliki idealisme yang tinggi.
Banyak gerakan-gerakan masa yang dipelopori oleh para pemuda. Hal ini karena mereka memiliki idealisme yang tinggi. Jika ada hal yang menyalahi idealisme mereka, para pemuda ini cenderung bergerak bersama-sama untuk memperjuangkannya.
5. Masa puncak dari kehidupan seseorang.
Masa terbaik yang dimiliki seorang manusia adalah masa mudanya. Karena pada masa ini kondisi fisik sedang berada pada puncaknya, pikiran juga sangat terbuka, dan sedikit memilik rasa takut. Para pemuda ini biasanya berani mencoba hal yang baru yang dirasakan bersesuaian dengan idealisme yang mereka miliki.
"Pemuda di hari ini adalah pemimpin di masa depan." Imam Syafi'i
Pemuda merupakan aset sebuah bangsa. Kesuksesan sebuah bangsa ditentukan oleh sikap para pemudanya. Pemuda juga merupakan penerus, pelanjut estafet kepemimpinan dari sebuah bangsa. Jika ingin menghancurkan dan merusak masa depan sebuah bangsa, maka rusaklah para pemudanya.
Maka ingatlah pesan Rasulullah saw. yang berkaitan dengan para pemuda :
"Aku wasiat-amanatkan kepadamu tentang pemuda-pemuda (angkatan muda) supaya bersikap baik terhadap mereka. Sesungguhnya hati dan jiwa mereka sangat halus. Maka sesungguhnya Tuhan mengutusku membawa berita gembira dan membawa peringatan. Angkatan mudalah yang menyambutku dan menyokongku, sedang angkatan tua menentang dan memusuhi aku. Lalu Nabi membaca ayat Tuhan yang berbunyi : "Maka sudah terlalu lama waktu hidup yang mereka lewati, sehingga hati mereka menjadi beku dan kasar.""




